kali ini saya akan memposting cerpen remaja terbaru karya saya sendiri yaitu.
FRIENDZONE
KARYA :
NANANG ADENDI
Akhirnya masa yang
telah ku nantikan datang juga yaitu kelulusan, setelah 3 tahun sekolah inilah
pembuktian dari pencapaianku, yaitu lulus dengan nilai terbaik aku sebenarnya
tidak menyangka akan mendapatkan nilai terbaik, karena masih banyak siswa yang
pandai di sekolahku, mungkin memang ini sudah takdirku hal yang paling
melelahkan setelah kelulusan adalah mendaftar lelah fikiran karena harus
menentukan ingin melanjutkan di sekolah mana, dan juga lelah fisik karena harus
bolak – balik ke sekolah yang akan di daftar.
Setelah ku fikirkan matang - matang akhirnya
aku memilih sekolah di SMK favorit yang memang dari dulu aku ingin bersekolah
di sana, hari demi hari aku bersekolah semuanya berjalan lancar, mulai dari
nilaiku di sekolah, prilaku, dan juga sikap ku yang baik, berteman dengan siapa
saja di sekolahku hingga aku kenal dengan nabila, nabila adalah teman sekelasku
dia orang yang cantik, baik hati, murah senyum dan suka berbagi dengan teman –
temannya termasuk aku, kita berteman sangat akrab hingga teman – temanku menyangka
bahwa kita berdua pacaran tapi aku menyangangkal bahwa kita berdua tidak
pacaran, nabila juga beranggapan yang sama denganku, terkadang aku dan nabila
belajar bersama, setiap malam minggu kita sering main bersama, dan jika di
sekolah kita juga pergi ke kantin bersama, saat di kelas aku dan teman –
temanku saling berbagi lmu dan pengalaman termasuk dengan nabila.
Suatu hari aku dan beberapa temanku termasuk dengan nabila
mendapat tugas kelompok bersama, kita di berikan tugas untuk mewawancarai
seorang turis, setelah mendapat tugas kita menyusun berbagai perencanaan untuk
menyelesaikan tugas ini dan pada akhirnya kita sepakat untuk pergi ke daerah
KOTA TUA karena di sana banyak turis, maka pada hari minggu berangkatlah kita ke
KOTA TUA sampai di sana kita langsung mencari turis yang kita akan wawancarai,
saat sedang mewawancarai teman – temanku semuanya pergi entah kemana dan hanya
tinggal aku dan nabila saja yang mengerjakan tugas kelompok ini, dan akhirnya
tugas pun selesai aku dan nabila memutuskan untuk mencari mereka dan akhirnya
ketemu, setelah ketemu kita memutuskan untuk pulang,
Keesokan harinya tugas masing – masing kelompok di periksa
dan ternyata nilai tugas kelompokku paling tinggi, karena senangnya aku secara
tidak sengaja memeluk nabila, karena kebetulan dia sedang duduk di sebelah aku,
mukanya memerah, semua orang menertawai kita, nabila menjadi malu begitu juga
aku, akhirnya bel pulang sekolah berbunyi semua siswa pulang ke rumah masing –
masing, begitu juga aku sampai di rumah aku terus memikirkan kejadian saat di
sekolah, ternyata aku bener suka dan cinta dengan nabila, apakah nabila
merasakan perasaan yang sama, aku mendadak menjadi pusing dan gelisah
memikirkan nabila tidak seperti biasanya, jika benar aku suka dengan nabila itu
berarti aku telah memakan perkataanku sendiri, akhirnya ku putuskan saja untuk
menyatakan perasaanku kepada nabila.
Keesokan harinya saat pulang sekolah, aku mengajak nabila ke
cafe untuk sekedar minum cofe dan juga ingin menyatakan perasaanku kepadanya,
saat kita duduk berdua aku memegang tangannya, lalu menyatakan cinta kepadanya,
“nabila, aku suka dan cinta dengan kamu, apakah kamu mau jadi
pacar aku,?” lalu nabila menjawab
“kamu bener suka dan cinta dengan aku,berarti benar yang di
katakan teman – teman.!”
“sebenarnya aku mulai suka dengan kamu, saat aku tidak
sengaja memeluk kamu kemarin,! “ nabila diam sejenak lalu dia berkata
“maaf, aku tidak bisa menjawab sekarang, beri aku waktu yah,!”
“iyah”,lalu nabila minta di antar pulang, aku langsung
mengantarkannya pulang, setelah mengantar nabila, aku langsung pulang ke rumah
apakah nabila akan menerima cintaku, atau jangan – jangan tidak, jika tidak
berarti aku hanya FRIENDZONE,.
Keesokan harinya nabila memberiku surat saat istirahat, aku
langsung membuka suratnya dan ternyata isinya adalah ‘aku menerima kamu untuk
menjadi pacar aku,’ aku sangat bahagia mendengar kata itu oleh karena itu aku
langsung menghampiri nabila dan memegang tangannya
“terima kasih kamu telah menerima aku menjadi pacar kamu,!”
nabila menjawab
“iya, sama – sama itu karena aku ‘SUKA’ dengan kamu,”,.
Akhirnya nabila menerima cintaku, aku kira dia akan menganggapku FRIENDZONE,
ternyata tidak,,.
Selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar